Enrekang, IdieaNews.com– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Ikatan Keluarga Pemuda Panyurak (IKPP) sukses melaksanakn penutupan pesta rakyat atau Rannu Melo VII di Desa Lunjen, Kecamatan Buntu Batu, Enrekang, Sulsel, (15/09/2025). Acara penutupan menjadi puncak dari gelaran sepak bola yang berlangsung selama 43 hari lamanya yang menyatukan semangat kebersamaan dan sportivitas masyarakat.
Laga pamungkas kali ini di hadiri langsung oleh berbagai tokoh diantaranya; Camat Buntu Batu, Kapolsek Baraka dan Malua, Danramil Baraka, Sekretaris Asosiasi PSSI Kabupaten Enrekang, serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh remaja masjid serta kepala dusun setempat.
Zulkipli selaku Ketua Panitia mengatakah bahwa, Partai puncak mempertemukan SSJ Porkab Balla FC dengan PGRI Baratu FC. Pertandingan berlangsung sengit dan ketat. Ribuan pasang mata penonton menjadi saksi kemenangan Baratu FC yang keluar sebagai pemenang meraih piala bergilir Rannu Melo VII dengan skor 2-1 mengalahkan SSJ Porkab Balla FC.
“Saya mewakili seluruh panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari masyarakat Desa Lunjen khususnya panyurak, sponsorship, Asosiasi PSSI Enrekang, aparat keamanan, hingga pemerintah daerah.” Tuturnya.
Lanjutnya, kami juga mengharapkan agar fasilitas lapangan sepak bola kita kedepan dapat di tingkatkan sesuai satandar. Jika fasilitas lapangan diperbaiki, pemuda akan lebih aktif menyalurkan bakatnya. Ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga investasi jangka panjang untuk daerah.
“Ia juga menegaskan, Rannu Melo akan terus dijaga sebagai agenda pesta rakyat tahunan dengan sistem piala bergilir, sehingga dapat menjadi simbol keberlanjutan sekaligus wadah kebersamaan Masyarakat.” Tegasnya.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Enrekang, Harwan Sawati, S.E., hadir mewakili Bupati yang sedang berhalangan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Desa Lunjen khususnya Dusun Panyurak atas antusiasme menyelenggarakan pesta rakyat yang bukan hanya hiburan, tetapi juga memberi ruang pemuda menyalurkan bakat.
“Antusias masyarakat patut diapresiasi. Kami juga mendorong IKPP (Ikatan Keluarga Pemuda Panyurak) untuk terus berkontribusi menghadirkan kegiatan pesta rakyat yang bermanfaat dan berdampak positif,” ujarnya.
Setelah memberikan sambutan, Harwan Sawati sekaligus menutup secara resmi gelaran Rannu Melo VII, menandai berakhirnya rangkaian pesta rakyat tahun ini. Rangkaian Rannu Melo VII pun ditutup dengan suasana penuh suka cita, menegaskan perannya sebagai pesta rakyat peringatan HUT RI ke-80 yang dikemas layaknya turnamen.
Reporter : Abd Kadir


