Barru, IdieaNews.com — Pemerintah Kabupaten Barru menggelar rapat panitia persiapan pelaksanaan Napak Tilas Perjuangan Paccekke Rute Andi Mattalatta Tahun 2025. Rapat yang berlangsung di Lantai 6 MPP Kantor Bupati Barru ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Barru, pimpinan OPD, camat, unsur TNI-Polri, serta panitia pelaksana.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh di seluruh titik kegiatan, baik dari aspek rute, logistik, kesehatan, maupun keamanan peserta. Ia menegaskan agar setiap titik yang memiliki nilai sejarah wajib dilewati, seberat apa pun medan yang dihadapi, karena nilai perjuangan terletak pada lokasi tersebut.

“Kita harus melewati semua titik yang memiliki nilai sejarah. Seberat apa pun medannya, harus dilewati. Jika tidak memiliki nilai sejarah, bisa disesuaikan,” tegas Wakil Bupati Abustan.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh panitia untuk bekerja secara gotong royong dan partisipatif, karena Napak Tilas ini merupakan kegiatan bersama masyarakat Barru. “Acara ini adalah milik kita bersama, dan saya yakin semua kontribusi tidak akan memberatkan,” tambahnya.
Aspek teknis juga menjadi perhatian khusus, termasuk pengaturan parkir dan mobilisasi peserta. Dinas Perhubungan diminta melakukan survei untuk memastikan lokasi parkir, termasuk pemanfaatan area rumah warga dan halaman luas di sekitar rute. Selain itu, kendaraan dinas dan bantuan Satpol PP, Polres, serta kendaraan Dalmas disiapkan untuk mobilisasi.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional ini juga menyediakan pelayanan kesehatan gratis dan sunatan massal sepanjang jalur rute, khususnya di daerah yang sulit terjangkau layanan kesehatan, sebagai bentuk bakti sosial untuk masyarakat.
Panitia juga menyiapkan dapur umum yang menyediakan konsumsi berupa nasi bungkus dengan menu ringan dan tidak pedas, agar tidak mengganggu stamina peserta selama perjalanan.
Penjabat Sekda Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si., menambahkan agar pos pengamanan di setiap titik rute selalu diisi petugas. Tim penyapu dan tim penolong pun disiapkan untuk mengevakuasi peserta yang kelelahan atau tersesat, didukung oleh petugas medis yang mampu menangani medan berat.
Untuk memudahkan peserta, Kepala Dinas Kominfo diminta mengembangkan peta digital berbasis Google Map yang sudah dikunci di jalur resmi, sehingga peserta dapat mengaksesnya langsung melalui ponsel.
Wakil Bupati Abustan juga menginisiasi gerakan kontribusi kolektif dari OPD, camat, dan desa dengan menyumbang bahan logistik seperti beras, ubi, telur, dan hasil bumi lokal. Semua bahan makanan ini akan dimasak dan disajikan di pos perhentian peserta.
Tahun ini panitia menargetkan 150 tim peserta, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 78 tim. Syarat peserta minimal usia 17 tahun dan kondisi sehat jasmani serta rohani, dengan surat kesanggupan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Rapat ditutup dengan ajakan menjaga komunikasi aktif dan semangat perjuangan para pahlawan sebagai inspirasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini, agar Napak Tilas tidak hanya seremoni tetapi menjadi momentum menumbuhkan patriotisme dan kebersamaan di Barru.
Reporter : Andi Rizaldy




