Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Wabup Barru Mengajak Agar Akhlak Nabi di Jadikan Sebagai Pedoman Hidup – Idiea News

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Wabup Barru Mengajak Agar Akhlak Nabi di Jadikan Sebagai Pedoman Hidup

Barru, IdieaNews.com – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan serta dukungan masyarakat dalam kepemimpinannya bersama Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., Jum’at (3/10/2025).

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Ilmi, Desa Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Dalam sambutannya, Wabup Abustan menekankan pentingnya menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup.

“Berapa banyak di antara kita yang benar-benar memahami dan menghayati akhlak Nabi? Jangan sampai peringatan Maulid hanya menjadi acara seremonial tanpa pemahaman yang mendalam,” tegasnya.

Ia juga menyoroti penghormatan Nabi Muhammad SAW terhadap perempuan. Wabup Abustan mencontohkan hadis yang mengisyaratkan tiga kali ibu didahulukan sebelum ayah dalam hal penghormatan.

“Ini menjadi bukti betapa mulianya kedudukan perempuan dalam Islam,” ujarnya.

Selain itu, Wabup Abustan menyampaikan program pemerintah daerah terkait reaktivasi Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) sebagai wadah pembinaan masyarakat. Menurutnya, poskamling berperan penting dalam menghidupkan kembali budaya musyawarah sekaligus menjaga keamanan lingkungan. Ia pun menghimbau masyarakat agar bersama-sama mengaktifkan kembali poskamling di wilayah masing-masing.

Menutup sambutannya, Wabup mengajak seluruh jamaah untuk menyimak dengan sungguh-sungguh hikmah peringatan Maulid Nabi dan menjadikannya sebagai bekal dalam memperbaiki akhlak serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Barru, Dr.H.Irham Jalil Aliyah, dalam hikmah maulid, mengingatkan jamaah tentang keteladanan Rasulullah SAW. Ia menegaskan bahwa Nabi adalah role model dalam segala aspek kehidupan, sehingga layak menjadi inspirasi utama umat Islam. Rasulullah dicintai dan dirindukan oleh keluarga serta sahabatnya, bahkan saat wafatnya, Kota Madinah diguncang kesedihan yang mendalam.

Disebutkan, para sahabat tak kuasa menahan pilu: yang sedang berjalan tak mampu melangkah, yang duduk tak sanggup berdiri. Bahkan Bilal bin Rabah, muazin kesayangan Nabi, tidak lagi mampu melafazkan azan ketika sampai pada kalimat “Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah.” Bayangan wajah Rasulullah SAW yang begitu dicintainya membuat tangisnya pecah, karena Nabi telah berpulang ke rahmatullah.

Terpantau hadir,. mantan Wakil Bupati Barru pada masanya Andi Anwar Aksa, Camat Mallusetasi, perwakilan Danramil Malluaetasi, perwakilan Kapolsek Mallusetasi, Kepala Desa dan perangkat Desa Manuba, Panitia Masjid, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para jamaah.

Reporter : Andi Rizaldy

Scroll to Top