Warga Pertanyakan Kehadiran Investor dan Anggota DPRD di Lokasi Konsesi IUP CV HKM, Desak Pencabutan Izin – Idiea News

Warga Pertanyakan Kehadiran Investor dan Anggota DPRD di Lokasi Konsesi IUP CV HKM, Desak Pencabutan Izin

Enrekang, IdieaNews.com – Sekitar pukul 16.39 WITA, warga menerima informasi mengenai masuknya seseorang yang diduga investor ke dalam lokasi konsesi IUP CV Hadap Karya Mandiri (HKM) bersama salah satu anggota DPRD Kabupaten Enrekang dan seorang warga Massamba. Selasa, (03/03/2026).

Menindaklanjuti informasi tersebut, warga secara kolektif mendatangi lokasi untuk memastikan kebenarannya. Setibanya di area konsesi, warga mendapati seorang investor bersama oknum anggota DPRD berada di dalam wilayah IUP CV HKM.

Azbeng, Pemuda Leoran yang berada di lokasi, menyampaikan bahwa warga langsung meminta klarifikasi atas keberadaan mereka.

“Kami menemukan mereka berada di dalam lokasi konsesi IUP CV HKM. Warga mempertanyakan maksud dan tujuan kedatangan mereka,” tegas Azbeng.

Dalam dialog yang berlangsung, sempat terjadi ketegangan antara warga dan anggota DPRD tersebut. Oknum anggota DPRD menyatakan bahwa kedatangannya bertujuan untuk mengecek apakah lahan miliknya di sekitar lokasi memiliki kandungan emas. Ia juga mengakui bahwa investor telah menghubunginya untuk diantar ke lokasi konsesi guna menentukan titik koordinat yang direncanakan sebagai area penambangan.

Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan serius dari warga terkait legalitas, kewenangan, serta prosedur yang ditempuh dalam memasuki dan melakukan aktivitas di wilayah konsesi IUP CV HKM.

Atas kejadian ini, warga menyatakan sikap tegas dan akan terus mengawal setiap aktivitas yang berkaitan dengan konsesi tersebut. Warga juga mendesak Bupati Enrekang agar segera mengeluarkan surat rekomendasi pencabutan IUP milik CV Hadap Karya Mandiri, sebagai bentuk respons terhadap keresahan masyarakat serta untuk mencegah potensi konflik dan dugaan pelanggaran di kemudian hari.

Warga menegaskan bahwa transparansi, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan terhadap kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan kondusif, namun warga menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan.

Reporter: Mantra Langit

Scroll to Top